“Jadi kalau dilewati mobil, besi penutup saluran ini tidak masuk ke dalam, dan juga harus mudah dilepas gampang dibersihkan juga,” ujarnya.
Selain jalan Gajah Mada, pihaknya berencana melanjutkan proyek face off di jalan Sultan Agung dan Jalan Ahmad Dahlan. Dimana pengerjaannya direncanakan tahun depan, ini dilakukan untuk menciptakan segi delapan emas.
Dia berharap proyek face off jalan Gajah Mada yang menelan biaya Rp 6,1 miliar itu rampung sesuai jadwal. Sehingga bisa segera dinikmati masyarakat Ponorogo.
“Ya nanti pedagang kaki lima ditata biar tidak memenuhi jalur pedestarian, disisakan ruang bagi pejalan kaki sesuai fungsi pedestarian,” pungkasnya.
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Dhita Septiadarma



















