Pembukaan Lahan Dimulai, Huntara Pengungsi Tanah Retak Segera Dibangun

Pembukaan Lahan Dimulai, Huntara Pengungsi Tanah Retak Segera Dibangun

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Setelah beberapa bulan di pengungsian, ratusan pengungsi tanah retak yang berada di Dusun Sumber, Desa Tumpuk, Kecamatan Sawoo segera dibangunkan Hunian Sementara (Huntara).

Ini sejalan dengan upaya pemotongan ratusan pohon untuk membuka lokasi Huntara oleh BPBD Kabupaten Ponorogo serta Perhutani. Total ada 474 pohon yang mayoritas berjenis pinus dan sengon yang ditebang dan ditargetkan selesai dipotong di pekan ini.

Kalaksa BPBD Ponorogo, Masun mengatakan, upaya pembukaan lahan tersebut mengerahkan dua tim yang berjumlah 6 hingga 7 orang, untuk lahan seluas 0,89 hektare yang digunakan sebagai tempat relokasi.

Read More

“Kemarin sudah kita mulai penebangan, Minggu ini insyaallah selesai jika tidak ada halangan,” ungkap Masun kepada wartawan, Rabu (11/10/2023).

Nantinya 0,89 hektare lahan tersebut akan dibangun 42 Huntara sesuai dengan jumlah KK yang terdampak tanah retak yang terjadi pada bulan Februari lalu. Tiap unit Huntara diperkirakan menelan dana sekitar Rp 50 juta sesuai dengan SK Kepala BNPB.

“Sumbernya dari belanja tidak terduga (BTT) Provinsi Jawa Timur, saat ini masih proses pengajuan,” imbuhnya.

Sedangkan untuk pembukaan lahan, Masun menegaskan, sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Pasal 31 Ayat 7 dijelaskan bahwa penggunaan kawasan hutan yang dibiayai dari dana pemerintah, termasuk BUMN dan BUMD tidak dikenai biaya investasi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *