Seperti diketahui di Kota Blitar dalam beberapa tahun berdiri gedung tingkat. Di rumah susun sewa sederhana atau rusunawa ada empat lantai dan padat penduduk.
Ada pula dua hotel juga berdiri dengan jumlah lantai di atas lima lebih. Bahkan salah satu hotel bintang di Jalan Ir Soekarno juga berdiri megah di tengah kota.
Rony menambahkan, saat ini terus memaksimalkan fasilitas mobil pemadam yang tersedia. Di Kota Blitar ada lima unit mobil pemadam. Dua truk besar dan tiga lainnya truk kecil.
Lima unit itu kadang ikut dikerahkan membantu pemadaman ketika ada kebakaran di daerah tetangga. Seperti di wilayah Kabupaten Blitar.
“Ada mobil yang sudah kondisinya udzur, tetapi masih berfungsi. Itu kami optimalkan. Karena biaya pengadaan mobil damkar juga mahal. Miliaran,” katanya.
Saat ini, meski ada mobil yang tua, solusinya yakni dengan menambah sarana dalam bentuk selang. Selang dalam beberapa tahun peremajaan. Ini penting dengan selang yang memadai, bisa menjangkau lokasi kebakaran.
Seperti di kampung-kampung sempit yang tak bisa dilalui mobil damkar. “Selain peremajaan, para petugas juga terus mendapatkan pelatihan. Yang penting adalah mitigasi atau pencegahan,” katanya. (ziz)



















