“Disrupsi digital memicu berbagai inovasi besar-besaran di ranah bisnis dan juga industri secara universal. Semua serba teknologi sehingga generasi muda saat ini harus mampu mempersiapkan diri menghadapi disrupsi teknologi.”
“Kecanggihan teknologi, harus diakui telah mengubah kondisi persaingan di masa sekarang. Beberapa profesi tergantikan oleh mesin. Makanya kita harus mawas dan bijak membaca peluang,” ujarnya.
Namun untuk mewujudkan itu perlu kerja keras. Fokus belajar dan mengasah kemampuan agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan kalangan mahasiswa.
Syukur-syukur, para mahasiswa bisa memulai usaha asalkan bisa membagi fokus antara belajar dan berwirausaha. Sebab untuk menjadi wirausaha andal butuh jam terbang yang tidak sebentar.
“Generasi milenial nggak boleh mager, nggak boleh rasan-rasan. Fokuslah,” pungkasnya.
Reporter: Angga Prasetya
Editor: Dhita Septiadarma



















