Keberadaan jembatan itu menjadi akses vital bagi masyarakat tiga desa dan sekitarnya. Dengan keberadaan jembatan itu, Mas Ipin berharap mobilisasi warga bisa lancar sehingga meningkatkan perputaran perekonomian masyarakat. Dalam kesempatan itu, Mas Ipin meminta kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga infrastruktur yang baru saja dibangun tersebut.
“Pembangunan jembatan sendiri sebenarnya telah diusulkan sejak lama. Akan tetapi karena kondisi fiskal pemerintah daerah saat itu, akhirnya baru bisa rampung dibangun tahun ini. Kalau untuk nama Jembatan Bhinneka Tunggal Ika sendiri disematkan oleh KH. Sulaiman, pengasuh Pondok Pesantren Al Badar Desa Gondang,” pungkasnya.
Reporter: Angga Prasetya
Editor: Dhita Septiadarma



















