Blitar, SEJAHTERA.CO – Warga Dusun Ringinbranjang, Desa Maliran, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar geger. Pasalnya jelang Magrib di tengah kebun warga ditemukan bayi perempuan mungil masih basah.
Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan penemuan bayi, Minggu (31/12) sekitar pukul 16.45. Lokasi penemuan di pekarangan di sela-sela rumput kolonjono.
Saat ditemukan bayi tak berdosa itu masih dilingkari tali pusar. Sementara jarik cokelat digunakan untuk membungkus.
“Diperkirakan masih 1 jam. Kasus temuan bayi ini masih dalam penyelidikan. Polisi masih meminta keterangan sejumlah saksi,” kata Plt Kepala Seksi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar.
Dia menjelaskan ihwal penemuan bayi. Berawal ketika Ciunanik (20) warga setempat berangkat ke sawah untuk mencari rumput kolonjono.
Sekitar setengah jam kemudian dia ingin beranjak pulang karena selesai mencari rumput. Saat pulang melewati jalan persawahan, Ciunanik mendengarkan suara tangisan. “Saksi baru saja ngarit,” katanya.
Lalu saksi berhenti dan mencari sumber suara. Kemudian Cuinanik menemukan bayi yang dibungkus dengan kain warna coklat dengan motif atau jarik. Saksi berlari mencari bantuan kepada orang yang ada di sawah.
Warga lain menggendong bayi tersebut dan dibawa ke rumah. Temuan bayi dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke polisi. “Bayi dibawa ke RSUD Srengat untuk perawatan,” katanya.



















