Presiden juga mengakui adanya kekhawatiran stok beras karena mundurnya panen sebagai dampak dari perubahan iklim dan El Nino.
Untuk diketahui, menjelang pergantian tahun harga beberapa komoditas bahan pokok mengalami kenaikan termasuk beras.
Bahkan harga cabai merah sempat meroket hingga level 120 ribu perkilogram, mesti akhirnya turun pada level Rp 70 ribu perkilogram pada awal tahun 2024.
Fenomena perubahan iklim dan badai El Nino disebut menjadi penyebab sektor pertanian tidak begitu maksimal.
Sumber : YT Sekreteriat Presisden
Editor : Irwan Maftuhin



















