“Kedepan kami akan datangi satu per satu ke tempat mereka di sekolah untuk melihat apakah mereka sudah mempraktikkan ilmunya setelah pelatihan,” ujarnya.
Salah satu peserta Ria yang menjadi pengelola kantin di SMPN 4 Kediri mengatakan pelatihan fortifikasi ini sangat bermanfaat untuk menambah ilmu serta menarik karena bisa praktek langsung dalam mengolah bahan tambahan pangan pada olahan makanan. “Sangat menarik sekali karena saya rasa baru kali ini diberikan pelatihan secara teori dan praktek langsung. Ini bermanfaat sekali bagi kami pengelola kantin di sekolah,” ucapnya.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Eli dari SDI Al Falah Pesantren Kota Kediri. Menurutnya bukan hanya dari bahan tambahan saja, salah satu indikator makanan sehat juga berasal dari kemasan atau wadah untuk makanannya. Menurutnya setelah menerima ilmu ia mengetahui kemasan mana saja yang aman untuk makanan.
“Bermanfaat sekali untuk menambah pengetahuan dalam cara pengolahan makanan yang baik dan bergizi. Selain itu saya lebih mengetahui kemasan yang aman untuk makanan itu apa saja,” ujarnya.
Editor: Dhita Septiadarma



















