“Berdasarkan laporan itulah petugas patroli melakukan pengamanan. Selain mengganggu ketenangan masyarakat, juga rentan terjadi gesekan antar kelompok remaja. Pernah terjadi peristiwa seperti itu, gara-gara sound system berlebihan pernah hampir terjadi gesekan,” ujarnya.
Selain menyita mobil pickup, petugas juga mengamankan setidaknya 18 remaja yang melakukan konvoi disertai membunyikan sound system dengan lantang itu. Belasan remaja itu dibawa ke Mapolres Trenggalek untuk dilakukan pendataan dan pembinaan. Selanjutnya mereka dipulangkan.
“Usai dilakukan pendataan dan pembinaan, mereka dipulangkan. Namun untuk mobil beserta sound systemnya ditinggal di Mapolres, boleh diambil setelah lebaran. Karena khawatirnya digunakan saat malam takbiran,” pungkasnya.
Reporter : Angga Prasetya
Editor : Gimo Hadiwibowo


















