Bapak Anak di Blitar Kompak Curi Sapi, Keduanya Didor Polisi

Bapak Anak di Blitar Kompak Curi Sapi, Keduanya Didor Polisi

“Itu untuk merusak pagar dan memotong tali yang mengikat hewan ternak dan diseret untuk dimasukkan ke dalam mobil,” katanya.

Motif pelaku dalam melakukan aksi ini ialah untuk memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari. Dikarenakan pelaku tidak memiliki pekerjaan tetap alias pekerjaan serabutan.

Berdasarkan keterangan para pelaku, bahwa sindikat ini telah beroperasi kurang lebih selama 1  tahun lamanya. Terdapat 28 TKP yang telah dilakukan oleh sindikat ini dengan 11 TKP berada di wilayah Blitar dan 17 TKP berada di daerah Malang.  Satu  sapi yang berhasil dijual kepada penadah, para pelaku mendapatkan keuntungan sejumlah Rp 4 juta. Sehingga selama 1 tahun sindikat ini beroperasi, berhasil meraup euntungan ratusan juta rupiah.

Read More

Ketika  penangkapan oleh petugas,  perlawanan terhadap petugas dan melarikan diri shingga polisi  memberikan tembakan peringatan namun tidak diindahkan  pelaku. Dua tersangka  yakni FSN dan SMT pun berjalan pincang.

Seperti diketahui, maling sapi beraksi di wilayah Blitar. Dua kejadian yakni dua Desa Bendosewu, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar dan Kelurahan Jegu, Kecamatan Sutojayan. Dua sapi amblas di kandang.

Reporter: Abdul Aziz Wahyudi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *