Poin kedua kegiatan study tour lebih baik dilakukan di wilayah Jawa Timur. Untuk study di luar Jatim hendaknya mempertimbangkan tingkat urgensi kegiatan tersebut.
“Lalu poin ketiga, Dindik Jatim melarang pihak sekolah mencari keuntungan dalam kegiatan tersebut. Sekolah harus mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pelajar. Termasuk kualitas transportasi dan aspek penting lainnya,” ujarnya.
Himbauan tersebut diharapkan bisa dipatuhi oleh seluruh sekolah di Jatim untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.
“Jangan sampai kegiatan study tour malah membebani wali murid atau pelajar serta berdampak negatif lainnya,” tutupnya.
Reporter : Arief Juli Prabowo
Editor : Gimo Hadiwibowo



















