Inspektur Daerah Inspektorat Kota Blitar, Ratih Dewi Indarti, SE., CGCAE menambahkan, prestasi ini tidak dapat diraih tanpa adanya strategi dan upaya bersama mulai dari komitmen pimpinan dan perangkat daerah, pemanfaatan teknologi, kedisiplinan pengelolaan sesuai SOP, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola keuangan. Peran inspektorat daerah selaku consulting partner dan quality assurance juga turut mendorong agar tercapainya tujuan dan sasaran OPD yaitu dengan pendampingan, reviu, monitoring dan evaluasi, audit dan pengawasan lainnya.
“Salah satu upaya dari Inspektorat Daerah aktif sebagai consulting partner dan quality assurance melalui pendampingan dan pemberian saran melalui optimalisasi klinik pengawasan,” jelas Ratih.
Nah kunci sukses meraih WTP 14 kali berturut turut menurutnya adalah momitmen pimpinan dan perangkat daerah lainnya, optimalisasi penggunaan IT pada pengelolaan keuangan, pelaksanakan pengelolaan keuangan sesuai sisdur dan ketemtuan yang berlaku dan meningkatkan kapasitas pengelola keuangan. Harapannya di masa mendatang, komitmen pimpinan tetap terjaga untuk pemgelolaan keuangan yang lebih akuntabel dan OPD lebih cermat, optimal dan berhati-hati dalam pengelolaan keuangan agar selalu “on the track”.
Penyerahan dilakukan serentak kepada 37 kabupaten/kota dan Provinsi Jawa Timur dihadiri Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono dan Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Anik Maslachah. Hadir anggota V BPK selaku pimpinan pemeriksaan keuangan negara V H. Ahmadi Noor Supit.
Reporter : Abdul Aziz Wahyudi
Editor : Gimo Hadiwibowo



















