Menurut orang tuanya, sebenarnya penyanyi dangdut akan pulang hari itu. Tapi ternyata mundur karena masih ada acara di Kota Surabaya.
“Keluarga sudah minta maaf karena beliau (Happy Asmara) tidak bisa hadir, nanti akan datang kesini untuk buat rekaman ajakan masyarakat Kabupaten Kediri datang ke TPS di 27 November mendatang,” bebernya.
Di Kabupaten Kediri, pihaknya meminta kepada satu petugas pemutakhiran data pemilih untuk melakukan coklit sebanyak 10 orang atau 10 Kartu Keluarga.
“Totalnya bisa sekitar 40 ribu per hari untuk Kabupaten Kediri dalam pelaksanaan coklit,” ungkap Ketua KPU Kabupaten Kediri.
Sementara orang tua Happy Asmara, Dwi Yusl mengaku, telah menyerahkan data untuk coklit pemilihan Gubernur Wakil Gubernur Jawa Timur dan Bupati Wakil Bupati Kediri.
“Ada lima orang tinggal di sini termasuk saya dan Happy Asmara. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan tidak ada kekurangan,” tuturnya.
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor: Dhita Septiadarma



















