Serapan Pupuk Bersubsidi Minim, Masih Separuh dari Jatah, Ini Penjelasan Kepala Dispertan Tulungagung

Serapan Pupuk Bersubsidi Minim, Masih Separuh dari Jatah, Ini Kata Kepala Dispertan Tulungagung
Petani di Desa Kendalbulur Kecamatan Boyolangu Tulungagung saat melakukan tanam padi.(isal/sejahtera.co)

Menurut Sutanto, memasuki MT ketiga tahun ini, petani hanya tinggal memakai pupuk tersebut. Dia juga meminta petugas penyuluh pertanian untuk mensosialisasikan hal ini ke kelompok tani.

Baca Juga : Macung Bacawawali, Bayu Setyo Mundur dari DPRD Terpilih, Ini Kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar

“Kalau bisa sebelum MT ketiga dimulai, pupuk subsidi ini sudah mulai diserap oleh para petani. Bukan apa-apa, kami hanya takut jika kualitasnya menurun karena terlalu lama digudang,” ungkapnya.

Read More

Kepala Dispertan optimis sisa pupuk subsidi saat ini masih mencukupi untuk seluruh petani di Tulungagung. Meski begitu dia masih khawatir terdapat sisa pupuk subsidi yang belum diambil sampai batas waktu berakhir.

Baca Juga :Klenteng Boo Hway Bio Jombang, Gelar Ritual Blessing Arwah Patung Dewa

Jika semua pupuk subsidi sudah diambil petani dan ternyata terjadi kekurangan, dia akan segera mengajukan usulan penambahan ke kementerian. Dengan begitu, MT sektor pertanian di Tulungagung bisa berjalan lancar dan maksimal.

“Kalaupun sudah diserap semuanya dan terjadi kekurangan, kami segera mintakan ke Kementerian Pertanian (Kementan). Kalau bisa pupuk subsidi ini jangan sampai sisa sampai dengan batas waktu yang sudah ditentukan,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *