Jombang, SEJAHTERA.CO – Peringatan Hari Pramuka ke-63 di Kabupaten Jombang menjadi ajang semangat kebangsaan yang luar biasa. Bertempat di Lapangan Pemerintah Kabupaten Jombang, Rabu (14/8).
Baca Juga : Resep Bakso Sapi Yang Empuk dan Kenyal, Bunda Wajib Coba!
ribuan anggota Pramuka dari berbagai Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Kabupaten Jombang hadir mengikuti Apel Besar yang dipimpin langsung oleh Pj Bupati Jombang, Teguh Narutomo.
Tidak hanya menjadi simbol peringatan, acara ini juga menjadi momentum penting untuk memupuk rasa cinta tanah air dan komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dengan semangat, Teguh Narutomo, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Jombang, menyampaikan arahan dari Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Budi Waseso.
Baca Juga :Ratusan Penghuni Lapas Tidak Bisa Ikut Pilkada Kabupaten, Ini Kata Ketua KPU Kabupaten Kediri
“Pramuka adalah garda terdepan dalam membentuk generasi muda yang berjiwa Pancasila dan selalu siap menjaga keutuhan NKRI,” ungkap Teguh Narutomo, membacakan pesan Budi Waseso.
Dalam pidatonya, Teguh Narutomo tidak hanya membacakan arahan nasional, tetapi juga menyoroti tantangan nyata yang dihadapi oleh generasi muda saat ini.
“Perkembangan teknologi, maraknya judi online, aksi bullying, dan kasus narkoba adalah tantangan besar yang harus dihadapi oleh generasi muda. Pramuka hadir untuk mengarahkan mereka dengan pendidikan yang holistik, mencakup life skill, soft skill, dan hard skill, yang akan membentuk generasi dengan kecerdasan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik,” tegasnya.
Apel besar ini juga diisi dengan penyerahan Lencana Pancawarsa dan pemberian santunan kepada 10 anak yatim, sebagai bentuk kepedulian sosial yang menjadi salah satu pilar utama Gerakan Pramuka. Sebagai penutup, seluruh peserta apel bersama-sama dengan Pj Bupati Jombang dan jajaran Forkopimda melakukan tarian pom pom merah putih, yang menggambarkan semangat persatuan dan cinta tanah air.
Momentum peringatan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga ajang refleksi bagi seluruh anggota Pramuka di Jombang. Budi Waseso dalam arahannya juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat Gerakan Pramuka sebagai aktor penggerak perubahan menuju Indonesia Emas 2045.
Baca Juga :Ekskavasi Candi Gedog Terkendala, Ini Kata Disbudpar Kota Blitar
“Gerakan Pramuka telah berperan aktif dalam berbagai bidang, mulai dari penanganan bencana, kegiatan bakti sosial, hingga adaptasi teknologi untuk ketahanan pangan. Semua ini adalah bagian dari kontribusi kami dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” pungkasnya.



















