Sementara itu Kepala UPT. Taman Budaya, Ali Ma’ruf, S.Sos., M M mengatakan bahwa Taman Budaya Jawa Timur sebagai unit pelaksana teknis Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur terus berusaha menjadi Art Center Jawa Timur.
Terutama sebagai fasilitator aktifitas berkesenian, baik untuk berolah seni, pameran maupun pertunjukan.
Konsistensi penyelenggaraan acara yang berbasis kesenian ini diharapkan menjadi wadah karya-karya terbaik dari seniman Jawa Timur yang disajikan dalam Etalase Kesenian Jawa Timur yang ideal dan representatif.
Galeri Prabangkara sebagai lokasi pameran adalah bentuk akulturasi perspektif dari para seniman kriya dengan penikmatnya.
Baca Juga :Rakor Tingkat Tinggi jadi Penentu soal Rebutan 13 Pulau di Perbatasan Trenggalek-Tulungagung
Dengan begitu akan terjadi dialog yang membangun untuk saling melengkapi dan menjunjung tinggi keilmuan
dalam mengapresiasi seni rupa.
Pameran Patung, Toys dan Keramik ini merupakan sebuah kegiatan yang bertujuan untuk mewadahi keragaman karya terbaik dari para seniman kriya Jawa Timur.
Dengan begitu akan dapat menjadi produk kearifan lokal yang bernilai tinggi dan mampu menggugah cita rasa estetik bagi para penikmat dan penggemarnya.
Baca Juga :Belasan Pulau Jadi Rebutan Trenggalek-Tulungagung, Ini Daftarnya
Sekaligus menjadi sumber inspirasi bagi upaya pengembangan penciptaan karya seni kriya Jawa Timur baru.
“Mari kita nikmati keindahannya, keunikan tekstur, bentuk, dan warna yang menyatu dalam keindahan estetika karya yang utuh,” katanya.
Selalu semangat berkarya sehingga seni kriya di Jawa Timur selalu eksis sesuai tuntutan zaman.
“Kami sangat berharap apresiasi dan partisipasi masyarakat dalam setiap sajian karya yang ada di Taman Budaya,” tutup dia.



















