“Seperti kata Bung Karno dalam pidatonya, kita jangan sekali-kali meninggalkan sejarah (Jasmerah). Cikar tetap menjadikan sejarah Kabupaten Kediri dengan berbagai fungsi dang kegunaannya. Saat perang terjadi cikar digunakan untuk alat angkut logistik prajurit di medan perang,” jelasnya.
Politikus senior PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menambahkan, bagi petani, cikar digunakan untuk alat transportasi angkut pupuk atau hasil panenan. Kiranya kalau sejauh ini ada cikar yang masih asli harus dilestarikan karena ada sejarah besar di balik alat angkut tradisional ini.
Baca Juga :Ketum PWI Pusat Kalungkan Medali pada Pelari SIWO PWI Malang Raya Night Run
“Kita ajak generasi milenial saat ini untuk mengenali budaya tradisional Kabupaten Kediri yang satu ini. Ini juga bagian dari slogan Mas Dhito dan Mbak Dewi di program Kediri Berbudaya,” imbuhnya.




















Baddiehubs I do not even understand how I ended up here, but I assumed this publish used to be great