Proyek P3-TGAI di Desa Sendangbumen Nganjuk Diduga Dikontraktualkan

Proyek P3-TGAI di Desa Sendangbumen Nganjuk Diduga Dikontraktualkan
Proyek plengsengan saluran tersier Kedung Gerit di Desa Sendangbumen yang diduga dikontraktualkan. (muji/sejahtera.co)

Nganjuk, SEJAHTERA.CO – Program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI) berupa plengsengan saluran tersier Kedung Gerit di Desa Sendangbumen Kecamatan Berbek Kabupaten Nganjuk, diduga dikontraktualkan.

Baca Juga :Pimpinan DPRD Kota Blitar dari PDIP Tunggu Pusat, PKB Pilih Adi Santoso

Proyek plengsengan saluran tersier Kedung Gerit di Desa Sendangbumen itu diduga dikerjakan oleh salah satu rekanan di wilayah Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk, dan bukan oleh HIPPA Sendang Makmur sebagai penerima P3-TGAI.

Read More

Diketahui, P3-TGAI proyek plengsengan saluran tersier Kedung Gerit di Desa Sendangbumen ini dari Kementerian PUPR, Dirjen Sumber Daya Air BBWS Brantas, Surabaya, dengan dana APBN anggaran tahun 2024 senilai Rp195 juta.

Baca Juga :Pemkot Batu Umumkan Juara Lomba Sayembara Logo HUT ke-23 Kota Batu

Tengara P3-TGAI proyek plengsengan saluran tersier Kedung Gerit di Desa Sendangbumen ini diduga dikontraktualkan, dibeberkan oleh salah satu penggiat LSM di Kabupaten Nganjuk, Hamid Efendi.

Dalam investigasinya, pada pembangunan P3-TGAI proyek plengsengan saluran tersier Kedung Gerit di Desa Sendangbumen ini, Hamid menemukan hanya 2 – 3 pekerja lokal.

Selebihnya, mulai tukang dan pembantu tukang, bukan warga Desa Sendangbumen. Kepastian itu didapatnya saat menjumpai salah satu petani di sekitar proyek plengsengan.

Baca Juga :Hasil Seleksi Verifikasi Administrasi CPNS Ponorogo, Ribuan Pendaftar Dinyatakan TMS

“Petani itu mengatakan jika pekerjanya dari luar desa. Dan petani itu juga mendengar jika pembangunan plengsengan ini dikontraktualkan atau dikerjakan pihak lain,” ujar Hamid, Selasa (17/9/2024).

Karena penasaran, lanjut Hamid, lantas dirinya melakukan penelusuran jika proyek plengsengan saluran tersier ini diduga memang dikontraktualkan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *