Ia mengaku setelah diberikan tugas untuk menjadi Pjs ada sejumlah perintah dari Pj Gubernur Jawa Timur, mulai dari melaksanakan pembangunan agar tidak berhenti, menjaga keberlangsungan Pilkada secara kondusif.
Derta merancang dan melaksanakan Perubahan APBD (P-APBD) 2024 maupun APBD 2025 agar benar-benar tidak terjadi masalah di kemudian hari.
“Pada intinya menjalankan apa sudah ada, melanjutkan program yang sudah berjalan dan menjaga keberlangsungan roda pemerintahan dengan baik,” imbuhnya.
Baca Juga :Berangkat Kerja, Warga Gurah Tertabrak Bus, Begini Kejadiannya
Dalam kesempatan tersebut, mantan Sekda Trenggalek tersebut juga menghimbau kepada seluruh ASN di Ponorogo untuk tetap netral selama tahapan Pilkada berlangsung.
Ia juga menekankan seluruh ASN Pemkab Ponorogo tidak membuat gerakan, kelompok, atau diskusi yang menyebabkan perpecahan. ASN justru harus mendukung setiap tahapan Pilkada agar berjalan lancar.
“ASN harus dan wajib netral jangan membuat gerakan yang membuat citra ASN tidak baik, silakan yang punya pilihan nanti bisa digunakan dengan baik saat nyoblos di TPS,” ujar Joko yang juga menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur.



















