“Wilayah ini memiliki potensi rawan terhadap tindak kejahatan laut. Seperti penyelundupan dan illegal fishing. Oleh karena itu, keberadaan Satpolairud akan sangat mendukung upaya Polri dalam menjaga keamanan laut dan memberikan rasa aman bagi masyarakat pesisir,” ujar Wiwit.
Kegiatan study kelayakan ini juga melibatkan analisis terhadap sumber daya alam. Seperti potensi perikanan dan pariwisata, serta dampak positif pembentukan Satpolairud bagi masyarakat sekitar. Pantai Tambakrejo sendiri merupakan salah satu destinasi wisata yang cukup terkenal di Kabupaten Blitar. Sehingga aspek pariwisata juga menjadi pertimbangan penting dalam study ini.
Untuk sarana prasarana dan material Alkom yang tersedia di pos perlu ditingkatkan untuk mendukung kinerja personel Polri dalam menjaga Kamtibmas di kawasan pesisir pantai.
“Hasil dari studi kelayakan ini akan menjadi dasar untuk rekomendasi kepada pimpinan Polri terkait pembentukan Satpolairud di Polres Blitar,” tambahnya.
Harapannya, keberadaan satuan ini nantinya dapat memperkuat pengawasan serta pengamanan di wilayah perairan Blitar. Sekaligus mendukung program pemerintah dalam menjaga kelestarian laut dan pemberantasan kejahatan di sektor kelautan.



















