“Harapan kami bisa membuka di CPNS kemarin agar bisa terisi semua, tidak gantian dengan rumah sakit lain, tapi memang masih kosong,” lanjut Enggar.
Baca Juga :Empat Logistik Pilkada Datang, KPU Tulungagung: Beberapa Rusak dan Kurang
Untuk mengatasi kekurangan ini, salah satu solusi yang dipertimbangkan adalah menyekolahkan dokter umum agar dapat menjadi dokter spesialis. Hal ini menjadi opsi terbaik untuk mengatasi kekurangan dokter spesialis di rumah sakit milik pemerintah.
“Jangka panjang kami berharap Pemkab Ponorogo siap menyekolahkan dokter agar kekosongan ini agar bisa segera teratasi,” pungkas Enggar.
Baca Juga :Bawaslu Jombang Telusuri Dugaan Kepala Sekolah Gunakan Rumah Pribadi untuk Kampanye Paslon
Sebagai informasi tambahan, dari total 12 formasi dokter spesialis yang dibuka, hanya 3 formasi di RSUD dr. Harjono yang diminati pelamar, sedangkan 2 formasi lainnya tidak ada peminat.
Sementara itu, 7 formasi di RSUD Bantarangin atau Hospitel Bantarangin tidak ada pendaftar sama sekali.



















