“Optimis 100 persen nanti di bulan Desember. Memang untuk PBB sudah 100 penerimaannya,” imbuh Sumarno.
Baca Juga :Dua Kurir Sabu Diringkus Polres Kediri, Sebanyak 15,21 Gram Narkoba Diamankan
Pihaknya bakal menggenjot realisasi PAD dari berbagai sektor lain. Pajak daerah salah satunya, yang tahun ini ditarget Rp 122 miliar. Sumbernya dari sejumlah sektor seperti PBB, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), hingga pajak hiburan dan restoran.
“Memang beberapa sudah yang tutup buku, sedangkan yang lainnya masih terus berproses,” imbuhnya.
Baca Juga :Pembacok Calon Pengantin Serahkan Diri ke Polres Nganjuk, Ternyata ini Motifnya
Sementara, sektor retribusi ditarget Rp 21 miliar yang saat ini sudah mencapai 70 persen. Sektor pendapatan lainnya, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) hingga dana transfer dan sumbangan PAD yang sah.
“Kalau dari hitungan kita di akhir nanti kita bisa surplus untuk PAD, jadi ditunggu saja,” pungkasnya.



















