“Kita verifikasi baik yang siap berangkat, menunda hingga membatalkan. Ada yang sudah menyatakan menunda karena alasan di luar negeri, ataupun menunggu penggabungan mahram,” ungkapnya.
“Ada juga yang meninggal tapi belum dilimpahkan, ada juga porsi batu yaitu menunda terus setiap tahun,” tambahnya.
Dari hasil verifikasi sementara, sebanyak 250 calon jemaah telah menyatakan siap berangkat pada Mei 2025.
Baca Juga :Polres Batu Tekankan Netralitas Polri Jelang Pilkada 2024
Marjuni menyarankan agar para jamaah segera mengurus pembuatan paspor sebagai langkah awal pemberkasan.
Proses ini dapat dilakukan sembari menunggu pengumuman resmi mengenai besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dari pemerintah pusat.
Baca Juga :Kurir Platform Jual Beli Online di Jombang Diduga Di-PHK Sepihak
“Terus kami verifikasi ketersediaan berangkatnya, termasuk jemaah lain yang antre, apakah siap atau tidak,” tandas Marjuni.



















