Baca Juga :Kejari Ponorogo Musnahkan Ribuan Barang Bukti Hasil Tindak Pidana, ini Rinciannya
“Jenazah korban sudah kami evakuasi dan dibawa menuju ke RS Bhayangkara Kediri,” bebernya.
Dia menceritakan peristiwa penemuan mayat tersebut. Awalnya, dua saksi yakni Joko Widodo (46) dan Bayu Prias Utomo (32) sedang melaksanakan patroli di Bendung Gerak Waru Turi sekitar pukul 18.30 WIB.
Selanjutnya, keduanya mengetahui ada mayat yang terapung dan tersangkut di pintu air nomor 3. Mereka pun bergegas mengecek untuk memastikan adanya penemuan mayat tersebut.
Baca Juga :Di Kabupaten Kediri, Tidak Ada TPS Khusus di Rumah Sakit, ini Alasannya
“Setelah dicek, ternyata benar ditemukan mayat terapung menyangkut di tanaman eceng gondok di depan pintu nomor 3,” tambahnya.
Kedua saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gampengrejo. Tak lama kemudian, petugas kepolisian berkoordinasi dengan tim BPBD Kabupaten Kediri untuk melakukan proses evakuasi mayat di sungai Bendung Gerak Waru Turi.
Baca Juga :KPU Kota Batu Distribusikan Logistik Pilkada 2024
“Setelah dievakuasi, mayat ini berjenis kelamin perempuan tanpa identitas dengan ciri-ciri hanya berpakaian celana dalam dan bra,” ungkap AKP Iwan Setyo Budhi.



















