Pembongkaran tidak dilakukan dengan alat berat namun dengan cara manual dan ada pekerjanya. Dengan cara manual kayu dan kuntruksi lainya, barangnya akan utuh dan masih layak jual lagi.
Baca Juga :Kebut Pencairan Bansos BLT DBHCHT, Ini Penjelasan Kepala Dinsos Kabupaten Tulungagung
“Kalau gunakan alat berat pasti kayu dan barang lainnya akan rusak. Pembongkaran ini akan dilakukan menyeluruh termasuk kios dan kantor mantri pasar. Namun untuk gedung bangunan PDAM-nya akan dibongkar sendiri oleh PDAM,” urainya.
Dijelaskan Imron, proses pembayaran sudah dilakukan lunas ke KPKNL Malang dan selanjutnya masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kabupaten Kediri.
Baca Juga :Satreskrim Polres Ponorogo Amankan ABH Pelaku Pencurian Sepeda Motor Asal Bandung
Ke depannya pembangunan Pasar Ngadiluwih akan dibangun seperti Pasar Wates dan lainnya yang berkonsep kearifan budaya Kabupaten Kediri.


















