Baca Juga :Selesai Antar Jenazah, Ambulans Dihantam KA Matarmaja
Untuk menanggulangi dampak bencana itu, Mas Ipin bakal memanfaatkan dana emergency untuk perbaikan sementara waktu, sembari menyusun perencanaan perbaikan jangka panjang. Pihaknya pun bakal berupaya untuk menambah support anggaran perbaikan.
“Langkah terdekat kita coba nanti mendata semua dulu, terus kemudian mencoba kita kalau ada pergeseran anggaran yang ada di ruang yang sama, kita gunakan dulu untuk pemulihan-pemulihan bencana,” jelasnya.
Baca Juga :Pemkab Jombang Luncurkan Interkoneksi Wisata Religi Edukatif
Untuk diketahui, rentetan bencana alam melanda wilayah Kecamatan Panggul beberapa waktu lalu, akibat hujan yang mengguyur dengan intensitas tinggi sejak 27 November 2024 hingga 1 Desember 2024.
Merujuk data BPBD Trenggalek, bencana alam berupa banjir dan tanah longsor mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur. Selain itu, bencana alam itu juga merusak sejumlah rumah warga.
“Untuk infrastruktur kita lakukan perbaikan bertahap, yang terpenting sekarang warga-warga yang terdampak dipastikan, kita kolaborasi pendanaannya untuk meringankan beban mereka,” pungkasnya.



















