Tren Kasus Korupsi di Trenggalek Meningkat

Tren Kasus Korupsi di Trenggalek Meningkat
Kepala Kejaksaan Negeri Trenggalek saat dikonfirmasi media (angga/sejahtera.co)

Untuk meminimalisir itu, ia menyebut terus memaksimalkan program Jaga Desa. Program dari pusat itu diharapkan mampu mencegah ataupun meminimalisir praktik korupsi.

Akbar menyebut, pihaknya secara aktif terjun ke pemerintahan desa untuk memastikan secara langsung sehingga tidak terjadi praktik korupsi.

Baca Juga :Jaksa Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi IPAL, Selewengkan Dana Rp 500 Juta dari Kementerian PU

Read More

“Namanya jaga desa kita jaga. Jaga desa, aset, anggaran, kita pantau tapi tidak sampai mendalam. Hanya memastikan sudah bagus atau belum,” ujarnya.

Banyak faktor yang melatarbelakangi terjadinya praktik korupsi. Untuk itu, pihaknya mendorong pemerintah desa untuk terus berkonsultasi jika ragu saat merealisasikan sebuah program sebagai bagian dari upaya pencegahan.

Pihaknya menyebut bakal melakukan pendampingan berkala sehingga tidak terjerembap ke dalam praktik korupsi.

Baca Juga :Luapan Afvoer Watudakon Rendam Dusun Beluk, Warga Minta Solusi Pemerintah

“Kan program sesuai kemauan masyarakat, bisa nggak dilaksanakan atau jangan-jangan salah nggak bisa dilaksanakan. Masalahnya tidak ada tempat untuk konsultasi. Kalau ragu, konsultasilah ke sini, jangan kalau sudah kejadian baru ke sini,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *