Antisipasi Bencana Tanah Gerak, Pemkab Trenggalek Bakal Galakkan Penanaman Pohon Berakar Kuat di Lahan Gembur Area Pegunungan

Antisipasi Bencana Tanah Gerak, Pemkab Trenggalek Bakal Galakkan Penanaman Pohon Berakar Kuat di Lahan Gembur Area Pegunungan
Area yang mengalami tanah gerak (angga/sejahtera.co)

Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Pemkab Trenggalek bakal menggalakkan penanaman pohon berakar kuat di lahan gembur pada area pegunungan.

Langkah itu untuk mengantisipasi bencana alam tanah gerak seperti yang terjadi di RT 18/RW 03 Dusun Depok Desa Ngrandu Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek. Bencana itu mengakibatkan kerusakan 38 rumah dan membuat 119 warga mengungsi.

Baca Juga :Jelang Nataru, Dinas Perkim Kabupaten Kediri Tambah 55 PJU Pasang Baru

Read More

“Pokoknya pucuk-pucuk gunung itu meskipun padat penduduk kalau bisa, boleh tanaman produktif tapi tanaman kayu. Karena tanah kita itu kan gembur jadi biar tanah itu ada yang mengikat, yang mengikat ya akar-akarnya pohon-pohon besar itu,” kata Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin.

Mas Ipin sapaan akrabnya menyebut, berkaca pada sejumlah peristiwa tanah gerak, rata-rata bencana itu terjadi pada areal yang mengalami alih fungsi lahan.

Lahan pada dataran tinggi itu tak lagi banyak ditemui tanaman-tanaman berakar kuat dan mayoritas diganti dengan jenis tanaman lain yang tidak memiliki akar kuat.

Baca Juga :Angka Kasus HIV di Kota Batu Selama Tahun 2024 Menurun

“Kalau kita lihat yang masih pohon-pohon besar ya aman, yang tadi kita lihat yang longsor lahan pertanian. Saya tidak menyalahkan masyarakat tapi ada pilihan ekonomi dari pohon itu yang bisa tumbuh buah,” imbuhnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *