Gelar Operasi Lilin Semeru 2024 Jelang Nataru, Polres Tulungagung Tekan Lima Aspek

Gelar Operasi Lilin Semeru 2024 Jelang Nataru, Polres Tulungagung Tekan Lima Aspek
Pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2024 yang digelar di halaman Pemkah Tulungagung.(isal/sejahtera.co)

“Untuk Kamtibmas sendiri, yang kami antisipasi yakni bentrokan antar perguruan silat, sehingga tidak ada gangguan kamtibmas yang terjadi di Tulungagung,” ungkapnya.

Secara rinci, saat pengamanan kawasan wisata polisi berkoordinasi dengan masing-masing pengelola wisata terutama wisata pantai.

Baca Juga :Sales Makanan Asal Garut Inisial DV Sudah 6 Kali Cabuli Wanita Penyandang Disabilitas

Read More

Pengelola diminta untuk memasang papan peringatan serta menyediakan kawasan yang aman dan tidak aman bagi wisatawan saat di pantai.

Polisi juga sudah menyediakan dua pos pengamanan di kawasan wisata tepatnya satu titik di JLS dan satu titik lainnya di kawasan wisata Pantai Gemah.

Sedangkan untuk pos pelayanan ada tiga titik yakni di Gor Lembu Peteng, satu titik di Terminal Gayatri Tulungagung dan satu titik lainnya di Stasiun Tulungagung.

Baca Juga :Amankan Nataru 2025, Polres Blitar Kerahkan Ratusan Personel Turun ke Lapangan

“Pos pelayanan melayani kesehatan berupa pijit kursi, karena analisis korlantas Tulungagung titik lelah dari jalur selatan untuk itu ada pelayanan di lembu peteng ada Kopi, bengkel gratis dan makan gratis,” pungkasnya.

Sementara itu, Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno menambahkan, akan menerjunkan Dinkes, Dishub Satpol PP, Disbudpar utamanya untuk meningkatkan pengamanan tempat wisata.

Pasalnya, dari kejadian tahun kemarin, adanya lonjakan pengunjung wisata, sehingga rawan terjadinya insiden di lokasi wisata.

Baca Juga :Disparbud Kabupaten Kediri Pasang Akan Poster di Kawasan Wisata Pegunungan

Selain itu, pengamanan secara ketat pada kawasan wisata ini tidak lepas dari prediksi BNPB yang diperkirakan masih akan terjadi cuaca ekstrem, sehingga berbahaya bagi pengunjung pantai.

Akan tetapi, pihaknya mendapat informasi dari BNPB jika saat ini tengah dilakukan rekayasa cuaca agar intensitas hujan tidak terlalu tinggi.

“Meskipun begitu, dihimbau bagi masyarakat maupun pengunjung untuk berhati-hari saat berwisata, dan mematuhi himbauan dari pengelola wisata,” kata Heru Suseno.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *