Baca Juga :Angka Kejahatan Menurun Signifikan Selama Tahun 2024, ini Kata Kapolres Kediri
Ia menekankan bahwa tahun baru adalah momentum penting untuk memperbaiki diri. “Kita harus membuka pintu maaf sebesar-besarnya kepada siapa saja, baik keluarga, teman, maupun masyarakat sekitar, karena dengan itulah hati kita akan menjadi ringan,” ungkapnya.
Gus Sa’dulloh juga mengingatkan agar masyarakat terus menjaga harmoni dan toleransi.
“Kabupaten Jombang dikenal sebagai kota santri, tetapi juga merupakan rumah bagi saudara-saudara dari berbagai agama. Mari kita rawat keberagaman ini dengan penuh kasih sayang, sehingga bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” lanjutnya.
Baca Juga :Ratusan Sapi Mulai Terjangkit PMK , Disnakkan Kabupaten Blitar: Peternak Diharap Waspada
Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap optimis menghadapi tantangan di tahun yang baru.
“Apa pun kesulitan yang kita hadapi, jangan pernah menyerah. Dengan semangat kebersamaan dan doa, insyaAllah kita bisa mengatasinya bersama,” pungkasnya.
Acara ini diakhiri dengan ucapan selamat tahun baru dari seluruh peserta, diiringi harapan bahwa Jombang akan terus menjadi simbol kerukunan antarumat beragama.



















