Atas hal tersebut, pedagang maupun pembeli berharap ada kebijakan yang dapat menekan kenaikan harga dan memperbaiki pasokan. Dirinya berharap harga cabai bisa segera turun agar masyarakat kembali bisa membeli dengan jumlah normal.
“Kalau terus seperti ini, kasihan pembeli, dan kami sebagai pedagang rugi karena barang tidak habis terjual,” tutup Hariana.
Sementara itu Suroso, pembeli asal Kelurahan Kaliombo, Kecamatan Kota, Kota Kediri mengaku, kesulitan atas kenaikan harga cabai tersebut. Hal ini dikarenakan, dia biasanya membeli cabai setengah kilogram, saat ini hanya membeli seperempat kilogram.
Tidak hanya cabai, dirinya juga mengurangi jumlah pembelian sayur-sayuran agar pengeluaran tidak banyak alias membengkak.
Baca Juga :Sepanjang 2024, Kasus DBD di Tulungagung Capai 1.433 Kasus, Melonjak Tajam Dibandingkan 2023
“Mau bagaimana lagi, harganya sekarang naik terus. Jadi kita hanya bisa hemat,” ungkapnya.



















