Jakarta, SEJAHTERA.CO – Teka teki siapa yang menjabat sebagai calon Direktur Teknik (Dirtek) Timnas Indonesia sepertinya masih menjadi teka teki.
Sejumlah nama yang bakal menjadi Dirtek Timnas Indonesia, baik dari Indonesia maupun luar negeri telah menjadi perbincangan hangat belakangan.
Baca Juga :Wabup Kediri Hadiri Launching Program Ketahanan Pangan Tanam Jagung
Tidak terkecuali eks Pelatih Timnas Indonesia yang tidak asing lagi dan menjadi kebanggaan pecinta sepak bola Tanah Air, yaitu Shin Tae-yong.
Meski sudah dipecat PSSI, namun nama Shin Tae-yong sepertinya masih melekat pada penggemar bola Indonesia. Banyak yang tidak rela dia dipecat.
Apalagi, selama ini, Shin Tae-yong, dinilai sangat berjasa terhadap perkembangan sepak bola Indonesia hingga meraih prestasi lolos ke ronde ketiga Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Baca Juga :Sukseskan Asta Cita, Polres Batu Gelar Penanaman Serentak Jagung di Lahan 1 Juta Hektare
Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Arab Saudi dan juga mengalahkan Korea Selatan yang selama ini dinilai tim kuat dan menjadi langganan masuk Piala Dunia.
Masuk kreteriakah Shin Tae-yong menjadi Dirtek Timnas Indonesia?. Wah tidak tahu, namanya juga rumor di jagat maya. Bisa iya, bisa tidak.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir pun mengatakan tidak mudah mencari figur yang tepat untuk menjadi Dirtek Timnas Indonesia.
Dalam wawancara dengan media olahraga Minggu (19/1) Erick Thohir menyebut sejumlah persyaratan dan rencana pengumuman Dirtek.
Baca Juga :PMK di Ponorogo Belum Mereda, Penutupan Pasar Hewan Jetis Kembali Diperpanjang
Mencari figur dirtek yang tepat, kata dia, tidak mudah. Karena memang di Indonesia sendiri sudah ada beberapa figur pelatih yang juga punya trek rekor dan hasil yang bagus.
“Jadi kita masih cari figur yang benar-benar bisa dihormati dan juga mengerti bagaimana rencana sepak bola Indonesia ke depan,” ujarnya
ET, kadang begitu Erick Thohir akrab disapa, menambahkan bahwa maunya Dirtek yang mau full time tinggal di Indonesia.
“Sempat ada tiga nama dan bulan lalu saya sudah yakini tapi ya berubah lagi. Mudah-mudahan akhir Februari nanti diumumkan. Dirtek harus bisa bertukar pikiran dengan pelatih senior pelatih U-23, U-20, U-17,” lanjutnya.
Baca Juga :Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kapolres Batu Minta Personel Siapkan Fisik
“Dia juga bisa mulai turun ke daerah menyampaikan filosofi sepak bola Indonesia seperti apa ke depan. Memang kita sudah ada formula sebelumnya tapi kan kembali bahwa sepak bola berkembang,” jelasnya.
Kita harus yakini, memang negara yang punya filosofi sepak bola itu yang akan konsisten untuk bisa punya hasil yang baik secara kontinyu.
“Jadi bukan karena sebuah generasi emas lalu punya prestasi yang bagus tetapi habis itu terputus,” kata Erick memberi wawasan.
Baca Juga :Dinas PUPR Kabupaten Kediri Optimalkan Normalisasi Sungai di Wilayah Barat
Nah ini bagaimana Indonesia juga bisa terus konsisten melahirkan generasi yang baik dan hasil yang baik.
“Ya ini memang perlu kerjasama semua. Tak mudah tapi ya kita coba,” tambah dia,” tutupnya.
Ok… kita tunggu Bos ET…!



















