Terpeleset dan Bentur Bebatuan di Sungai, Kakek Pikun Tewas Mengapung

Terpeleset dan Bentur Bebatuan di Sungai, Kakek Pikun Tewas Mengapung
Petugas saat mengevakuasi jenazah Sunaryo dari Sungai  Lekso. (imms)

Setelah didekati ternyata kondisinya sudah meninggal dunia. Selanjutnya kedua saksi segera melaporkan kejadian tersebut ke ketua RT  dan diteruskan ke  kantor polisi. “Polisi olah tempat kejadian perkara. Diduga terpeleset  dan  membentur batu di Sungai,” katanya.

Untuk diketahui, lokasi kejadian adalah anak Sungai Lekso. Kedalamannya hanya 30 sentimeter tetapi banyak bebatuan. Pada saat ditemukan korban berada di dalam air kedalam kurang lebih 30 sentimeter  dengan posisi tengkurap.

Pada saat ditemukan korban menggunakan pakaian kaus warna kuning, celana pendek coklat.  Korban korban sudah berusia 75 Tahun dan mempunyai penyakit pikun sehingga sering tersesat tidak bisa pulang ke rumah.

Read More

Baca Juga :Sukseskan Asta Cita, Polres Batu Gelar Penanaman Serentak Jagung di Lahan 1 Juta Hektare

Hasil pemeriksaan polisi  dan petugas kesehatan Puskesmas Selopuro didapati luka pada bagian mata sebelah kiri, kepala bagian belakang, yang berakibat mengeluarkan darah pada saat dilakukan evakuasi.

Selaian itu juga didapati luka-luka lecet pada bagian tangan, kaki.  Hasil pemeriksaan dari petugas kesehatan luka-luka tersebut diduga akibat benturan dengan batu-batu yang ada di sungai dan kematian korban di duga sudah sekitar 8-12 jam.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *