Dia menambahkan, instansi atau Lembaga yang mengurusi MBG bisa sinergi atau koordinasi langsung dengan koperasi telur di Blitar. Soal teknisnya nanti akan dibincangkan lebih lanjut. Maka dari itu, kedatangan Menteri ke Blitar juga menjadi angin segar.
Kementerian perdagangan bisa menjembatani dengan badan gizi nasional yang mengurusi program makan gizi gratis.
Baca Juga :Sembilan Sekdes Berstatus ASN Ditarik Dipindah ke OPD, Ini Kata BKPSDM Kabupaten Tulungagung
Menteri Budi Santoso pun menimpali permintaan dari peternak. Pihaknya berjanji akan koordinasi lebih lanjut. Pihaknya akan mengupayakan pemesanan pemenuhan kebutuhan telur untuk MBG dipesan melalui koperasi.
“Yang jelas, semua bisa merasakan manfaat dari makan bergizi gratis ini. Salah satunya peternak ayam telur ini,” kata Budi Santoso.
Saat ini, harga telur di tingkat peternak masih di angka Rp 23 ribu per kilogram. Untungnya pedagang masih bisa bernafas. Karena harga jagung masih di level aman. Yakni Rp 5 ribu per kilogram.
Baca Juga :Kapolres Jombang Memberikan Penghargaan kepada 24 Anggota Berprestasi
Produksi di Blitar 1000 ton per hari. Kebutuhan jagung 1.200 ton per hari. Blitar merupakan sentra penyumbang telur nasional.



















