Pawai Barongsai Meriahkan Puncak Imlek 2576, Pemain Mayoritas Warga Pribumi Kota Blitar

Pawai Barongsai Meriahkan Puncak Imlek 2576, Pemain Mayoritas Warga Pribumi Kota Blitar
Para pemain barongsai dan leang-leong ketika beraksi. (aziz/sejahtera.co)

Baca Juga :Aksi Pencurian di Rumah Mewah Jalan Bromo Kota Batu Terekam CCTV

Dia mengatakan di tahun ular ini, bagi warga keturunan Tionghoa banyak berharap dihinggapi keberuntungan. Dan keberadaan barongsai menjadi perangsang agar usaha semakin lancar dan langgeng.

“Mudah-mudahan begitu. Makanya barongsai banyak yang menyempatkan untuk mampir ke toko-toko. Pemilik toko juga suka memberikan angpau,” katanya.

Read More

Nah, menariknya pada perayaan Imlek setiap tahun pemainnya mayoritas adalah pribumi. Sementara warga keturunan hanya sekitar 30 persen saja. Bahkan tak sedikit yang mengenakan hijab.

“Iya memang banyak yang pribumi. Dan kami juga senang, karena barongsai bisa meresap di masyarakat. Barongsai juga kesenian yang dilestarikan,” ujarnya.

Baca Juga :Pelantikan Kepala Daerah Serentak, Pemkot Batu Pastikan Tidak Ada Kekosongan Kekuasaan

Banyaknya pemain pribumi itu juga menjadi bukti akulturasi di Kota Blitar benar-benar ada.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *