Dinsos Tulungagung Masih Temukan Angka Miskin Ekstrem, Targetkan Pendataan dan Penanganan 1.040 Jiwa Miskin Ekstrem

Dinsos Tulungagung Masih Temukan Angka Miskin Ekstrem, Targetkan Pendataan dan Penanganan 1.040 Jiwa Miskin Ekstrem
Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Lijamsos), Dinas Sosisal (Dinsos) Tulungagung, Teguh Abianto saat memberikan pernyataan terkait angka miskin Ekstrem (isal/sejahtera.co)

Baca Juga :Melongok Suasana Ramadan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 2 B Blitar, Semangat Kompak Tadarusan, Target Khatam Al Quran Sebelum Lebaran

“Sebagai contoh lagi angka kemiskinan makro, jumlahnya juga tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Ini merupakan bukti jika pendataan yang dilakukan di tingkat desa kurang akurat, sehingga masih ada warga miskin yang belum terjamah program pemerintah,” ungkapnya

Terkait penanganan yang dilakukan, Teguh menyebut, mulai tahun ini Pemkab Tulungagung sedang berupaya untuk menggelar program pengentasan kemiskinan. Meski ada keterbatasan anggaran karena efisiensi dan refocusing anggaran pada tahun 2025 ini.

Read More

Menurut Teguh, untuk memaksimalkan penanganan angka kemiskinan di Tulungagung, dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit untuk menggelar program bantuan bagi masyarakat miskin dan lansia.

Penanganan itu dengan asumsi satu jiwa akan mendapat Rp 200 ribu, sehingga dibutuhkan anggaran Rp 6 miilar untuk 200 jiwa selama lima bulan.

Baca Juga :Operasi Pekat Semeru 2025, Tada 53 Tersangka dan 1.808 Botol Isi Miras Diamankan Polresta Malang Kota

“Penyalurannya kita tunggu perbup. Kami juga masih mengajukan permohonan. Semua kegiatan harus ada perbup dulu. Turun mungkin Maret-April,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *