Penderita Gagal Ginjal di Blitar Meningkat, Dinkes Imbau Jaga Pola Hidup Sehat

Penderita Gagal Ginjal di Blitar Meningkat, Dinkes Imbau Jaga Pola Hidup Sehat
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr Christine Indrawati.

Jamu seduh ini biasanya dikonsumsi bagi yang menginginkan kebugaran dan menghilangkan rasa sakit sesaat.

Pihaknya mengindikasikan pemicu itu, karena dari hasil pengamatan, kebanyakan penderita ini karena kebiasaan meminum jamu seduh yang dicampur obat kimia.

“Biar kuat bekerja dan tak gampang Lelah. Padahal, ini jika frekuensinya banyak, juga mempengaruhi fungsi ginjal,” jelasnya.

Read More

Baca Juga :Pemkab Ponorogo Jalin Kerja Sama Antardaerah untuk Kendalikan Inflasi Jelang Idulfitri

Hal itu diperparah dengan frekuensi meminum air putih atau air tawar yang jarang.

Selain itu, lanjut, pemicu lain bisa disebabkan karena kerap mengkonsumsi makanan berpengawet atau instan.

Ada pula minuman berpengawet yang dikonsumsi secara terus menerus. Hal itu menjadikan fungsi ginjal berpengaruh. Artinya, ginjal dipaksa untuk bekerja untuk memfilter zat berbahaya. Karena ada endapan. “Kalau ini terus menerus, ginjal akhirnya berpengaruh,” katanya.

Baca Juga :Tambang Pasir Berizin Didemo Warga, Perusahaan Berhenti Beroperasi

Dia menambahkan, untuk mengantisipasi salah satunya menerapkan pola hidup sehat. Kurangi konsumsi makanan dan minuman berbahaya berpengawet dan jaga kebugaran tubuh.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *