Baca Juga :Istri dan Anak Korban Ledakan Petasan Purwoasri Selamat
Sementara Kolonel Andi Charman Kartika dari tenaga ahli sekretaris Deputi Promosi Gizi dan Kerja Sama, Badan Gizi Nasional (BGN) menjelaskan, pemerintahan Prabowo ini benar-benar ingin memajukan gizi keluarga dan anak sekolah. Karena dengan gizi memadai anak jadi tambah semangat belajarnya.
“Satu dapur layani 3500 penerima manfaat mulai dari pelajar, ibu hamil, stunting dan berlangsung mulai Senin – Jumat, satu kali makan namun nilai gizi tinggi. Untuk satu paket nilai harga Rp15.000,” jelasnya.
Ditambahkan Andi, dalam pelayanan MBG banyak dibutuhkan tenaga dan semaksimal mungkin warga lokal yang dilibatkan. Karena lingkup SPPG berada tidak jauh lingkup sekolah terdekat.
Demikian pula untuk kemitraan pelaku usaha peternak, petani sayur mayur dan pembudi daya ikan.
Baca Juga :Polres Malang Gerebek Produsen Obat Ilegal di Gedangan, Dua Pelaku Ditangkap
“Saya kira perlu mitra kerja yang berlanjut karena dalam pemenuhan gizi perlu bahan pangan yang memadai, selalu ada dan ketersediaan yang terus dibutuhkan,” imbuhnya.



















