Hal ini disampaikan Aiptu Hermawan saat jadi pembina upacara di SMA Negeri 1 Kandat Senin (14/4/2025) pagi. Aiptu Hermawan meminta pelajar untuk tidak terpengaruh dengan informasi yang tidak benar di medsos. Hendaknya yang miliki ponsel bisa gunakan dengan bijak.
“Yang utama gunakan ponsel untuk kepentingan capaian pendidikan lebih maju. Jangan mudah terpengaruh provokasi melalui medsos yang terkait dengan balap liar, konvoi perguruan silat yang sering kali berakhir salah paham dengan warga,” pesannya.
Baca Juga :Tak Kunjung Ada Tersangka Kasus Korupsi Dana BOS di SMK PGRI 2 Ponorogo, Kejaksaan Sebut Karena ini
Dijelaskan Aiptu Hermawsn, seringnya terjadi bentrok perguruan silat sebagian pengikutnya usia muda. Jika tersulut permasalan sedikit saja bisa berakibat saling serang karena emosi masih labil. Karenanya pelajar akan lebih bermanfaat dan positif jika fokus belajar.



















