Lamongan, SEJAHTERA.CO – Suasana penuh kebersamaan dan semangat mewarnai peringatan Hari Buruh Internasional 2025 di Kabupaten Lamongan.
Para pekerja dari berbagai sektor berkumpul bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan di Kawasan Gadjah Mada, untuk memperingati Hari Buruh Internasional 2025, Kamis (1/5/2025).
Mereka mengikuti serangkaian kegiatan yang tidak hanya memeriahkan momen bersejarah peringatan Hari Buruh Internasional 2025 ini, tetapi juga menegaskan komitmen terhadap kesejahteraan dan hak-hak pekerja.
Acara yang dihadiri langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, dan Dandim 0812 Lamongan Letkol Arm I Ketut Wira Purbawa, serta dinas terkait, diawali dengan kegiatan senam bersama yang diikuti dengan antusias oleh ratusan pekerja.
Baca Juga :Dua Pasang Paskibra Kabupaten Kediri Ikuti Seleksi Paskibra Jatim
Keceriaan dan kebugaran terpancar dari wajah para peserta, menciptakan suasana yang hangat dan solid.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, menyampaikan bahwa peringatan ini menjadi pengingat akan pentingnya membangun hubungan industrial yang bermartabat dan harmonis antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.
“Hari buruh adalah momentum untuk mengingatkan kita semua akan pentingnya komitmen membangun hubungan industrial yang bermartabat dan memupuk hubungan dunia ketenagakerjaan yang harmonis antara pekerja, pengusaha, serta pemerintah,” tegas bupati yang akrab disapa Pak Yes ini di hadapan para pekerja dan pimpinan perusahaan yang hadir.
Lebih lanjut, Pak Yes memaparkan berbagai capaian yang telah diraih Pemkab Lamongan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja.
Salah satu keberhasilan yang membanggakan adalah penurunan signifikan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dari 5,46 persen pada Agustus 2023 menjadi 4,34 persen pada akhir Desember 2024.
Selain itu, Lamongan juga berhasil meraih empat kategori penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tingkat Provinsi Jawa Timur, yang menjadi bukti nyata komitmen dalam menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, sehat, dan menjamin hak-hak ketenagakerjaan.



















