Kediri, SEJAHTERA.CO – Inovasi dalam penyajian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk pencegahan stunting terus dilakukan Dinas Kesehatan Kota Kediri.
Langkah itu sebagai salah satu treatment untuk merangsang minat anak sehingga tidak bosan mengonsumsi makanan – makanan bergizi yang diberikan secara periodik.
Pembekalan keterampilan penyajian PMT untuk pemenuhan gizi dalam upaya mencegah stunting itu salah satunya dilakukan oleh UPT Puskesmas Pesantren II.
Bekerja sama dengan pihak swasta, perwakilan kader kesehatan di wilayah puskesmas itu diberikan pembekalan peningkatan keterampilan memasak dengan praktik secara langsung.
Baca Juga :Damkar Kota Kediri Evakuasi Nenek Tercebur di Sumur, Sempat Alami Kendala
“Melalui pelatihan diharapkan mereka tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga bisa langsung mempraktikkan dan mengajarkan cara mengolah makanan bergizi dari bahan lokal yang mudah ditemukan,” kata Kepala
Puskesmas Pesantren II, dr. Dwi Nugerahini, MM dalam kegiatan pelatihan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kelurahan Burengan, Senin (26/5/2025).
Dengan adanya inovasi sajian PMT itu, Dwi berharap dapat meningkatkan jumlah konsumsi sehingga gizi anak tercukupi.
Puncaknya adalah meminimalisir angka stunting untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, serta menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
Untuk itu, inovasi pelatihan sajian PMT itu tidak hanya untuk anak, melainkan ibu hamil dengan kondisi tertentu.
“Karena diusia-usia tertentu anak biasanya susah kalau disuruh makanan tertentu, makanya kami terus berinovasi dalam penyajiannya tanpa mengurangi manfaatnya,” ujarnya.



















