Usulan Program Pelatihan Kerja BLK Tulungagung Disetujui, Total Anggaran Diterima Capai Rp1 Miliar

Usulan Program Pelatihan Kerja BLK Tulungagung Disetujui, Total Anggaran Diterima Capai Rp1 Miliar
Salah stau kegiatan pelatihan kerja yang digelar oleh UPT BLK Disnakertrans Tulungagung, dimana para peserta mengikuti kegiatan pelatihan tata boga. (isal/sejahtera.co)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Anggaran untuk usulan pelatihan kerja yang dilakukan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Tulungagung akhirnya disetujui.

Diketahui, BLK Tulungagung rencananya akan menggelar sejumlah pelatihan kerja dengan total anggaran yang telah disetujui mencapai miliaran rupiah.

Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT), BLK Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tulungagung, Final Abidin mengatakan, pada tahun 2025 pihaknya mengusulkan untuk menggelar 9 pelatihan kerja.

Read More

Dan Bupati Tulungagung sudah menyetujui adanya seluruh pelatihan kerja yang sudah diusulkan tersebut.

Baca Juga :Inovasikan Sajian PMT untuk Rangsang Minat Anak, Dinkes Kota Kediri Upgrade Keterampilan Memasak Kader Kesehatan, Tekankan Penggunaan Bahan Pangan Lokal serta Ramah Lingkungan

Untuk menggelar 9 pelatihan kerja itu, pihaknya mendapatkan pagu anggaran yang bersumber dari APBD Tulungagung senilai Rp 1,084 miliar. Nantinya secara teknis, anggaran miliaran rupiah itu akan dibagi, dan anggaran tersebut dipakai seluruhnya untuk menggelar 9 pelatihan kerja itu.

“Pelatihannya tidak langsung 9 kegiatan pelatihan kerja dilakukan secara bersamaan, melainkan dibagi menjadi 3 gelombang pelatihan yang artinya setiap gelombang ada 3 pelatihan,” kata Final Abidin, Senin (26/5/2025).

Secara rinci, ungkap Final, tiga gelombang pelatihan kerja pertama diantaranya meliputi pelatihan las, pelatihan otomotif dan pelatihan tata rias atau make up.

Pada setiap jurusan yang telah disediakan itu, diketahui bisa menampung 16 orang, sehingga total peserta pelatihan kerja tersebut mencapai sebanyak 144 orang.

Sedangkan untuk jurusan pelatihan yang akan disediakan pada gelombang kedua dan ketiga masih beluk bisa dipastikan, mengingat pihajnya harus melihat minat jurusan yang paling banyak pendaftarnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *