Mantan Kasatreskrim Polres Pasuruan itu juga menyebut ada indikasi upaya penghilangan barang bukti seusai meledaknya petasan tersebut. Hal ini dikuatkan dengan ditemukannya sejumlah petasan di aliran sungai setempat saat polisi melakukan penggeledahan.
Baca Juga :Ratusan Pelari Ramaikan Segoborun Sambang Gondang Volume 3 Diberangkatkan Kapolres Lamongan
“Kami menemukan beberapa petasan yang telah dibuang. Mungkin pelaku, mungkin juga keluarga anak-anak ini yang membuang ke sungai. Kami barusan melakukan penyisiran sungai dan berhasil menemukan ada beberapa,” imbuhnya.
Dari hasil temuan tersebut diketahui jika ukuran petasan bervariatif mulai dari berdiameter 15 cm hingga 30 cm. Pun, anggota Satreskrim masih terus berupaya melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait bahan yang didapatkan untuk membuat petasan itu.
Baca Juga :Warga Kehilangan Adminduk Imbas Bencana Alam Didata Dispendukcapil
“Masih dalam penyelidikan bagaimana bahan itu didapat, lalu bagaimana pembuatannya apakah beli atau meracik sendiri hingga penyebab petasan tersebut bisa meledak,” pungkas Rudi.



















