Baca Juga :Nenek di Kota Kediri Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Begini Kronologinya
Di antaranya seperti perusahaan yang berasal dari daerah Gresik, Sidoarjo, Malang, Mojokerto dan sekitarnya, sedangkan sisanya dari Tulungagung.
“Kalau berdasarkan pengalaman tahun kemarin, ada sebanyak 400 lowongan kerja yang tersedia dengan 280an tenaga kerja yang terserap. Mudah-mudahan tahun ini bisa lebih meningkat,” ungkapnya.
Meski membutuhkan tenaga kerja, jelas Agus, pelaksanaannya akan tetap melalui tahapan seleksi bagi pelamar kerja selama mengikuti kegiatan Job Fair tersebut.
Namun, para pelamar kerja ini tidak dibatasi untuk mendaftar pada perusahaan yang tersedia, yang berarti bisa mendaftar ke 30 perusahaan sekaligus.
Menurut Agus, selain melalui job fair, pihaknya juga melakukan upaya lain untuk mengantisipasi bertambahnya angka pengangguran, seperti melalui pelatihan kerja.
Baca Juga :Polisi Pantau Tanaman Jagung Petani Jelang Panen
Pada pelatihan kerja itu, masyarakat tidak hanya dilatih berwirausaha, tetapi juga diberi bantuan alat untuk menunjang peluang usaha yang didirikan.
“Kalau mayoritas pencari kerja sesuai pengalaman yang lalu berasal dari Tulungagung, namun tetap ada yang berasal dari luar kota, misalnya Kediri, Blitar, Trenggalek,” pungkasnya.



















