Ia menambahkan, melihat api mulai membesar, para saksi dan warga sekitar berupaya memadamkan kobaran api secara manual.
Setelah berjibaku selama hampir dua jam, lanjutnya, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.05 WIB. Akan tetapi, saat api berhasil dipadamkan dan suasana mulai terang, warga mendapati jasad Waridjo dalam kondisi terbakar parah dan sudah tidak bernyawa, dalam posisi terlentang di dalam rumah.
“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Diduga kuat ia terjebak api saat berada di dalam rumah,” ungkapnya.
Menurutnya, selain korban jiwa, kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp 5 juta.
“Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Untuk jenazah, saat ini dibawa ke Rumah Sakit Umum Provinsi dr Sudono, Kota Madiun untuk dilakukan otopsi,” pungkasnya.



















