Kisah Mistis Juru Pelihara Totok Kerot, Dengar Suara Gentha hingga Angin Berputar di Malam Hari

Kisah Mistis Juru Pelihara Totok Kerot, Dengar Suara Gentha hingga Angin Berputar di Malam Hari
Hendris juru pelihara Tothok Kerot di Desa Buupasar Kecamatan Pagu.(bakti/sejahtera.co)

Dijelaskan Hendris, selama bekerja sebagai jupel banyak tamu yang kunjung ke Totok Kerot dan tugas Endris memandu tamu tersebut untuk menyampaikan informasi yang benar dan akurat. Karena Totok Kerot ada cerita sejarah, legenda dan mitos.

“Selain warga, tamu yang datang adalah pelajar dan mahasiswa, mereka ada tugas dari sekolah atau dari kampus, malah ada yang penelitian terkait totok Kerot. Yang penting selama di lokasi tersebut tidak berbuat aneh aneh, “ jelasnya.

Hendris merupakan juru pelihara yang sudah berkompeten dan bersertifikasi di bidangnya. Wawasan budaya dan sejarah tidak diragukan lagi. Sehingga Hendris menguasai ilmu sejarah budaya Kabupaten Kediri utamanya Totok Kerot.

Read More

Baca Juga :Pembentukan Koperasi Merah Putih Tulungagung, Tinggal Tunggu Penerbitan SABH Kemenkumham

“Biasanya jika ada orang punya hajatan mantu atau sunatan sering juga warga suguh ubo rampe pepak. Dengan maksud kulo nuwun dan ini merupakan hal yang sering dilakukan warga,” imbuhnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *