Blitar, SEJAHTERA.CO – Gelaran Bazar Blitar Jadoel sudah berlangsung tiga hari dari lima hari yang dijadwalkan. Selama tiga hari atau Sabtu (21/6/2025) itu perputaran uang atau cuan dari agenda tahunan itupun mencapai
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Blitar melalui, Erlin Ferida Kusnawati selaku Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau Disperindag Kota Blitar. Dia mengatakan sesuai dengan laporan, omzet para pelaku UMKM hingga pengelola stan, pada tahun ini ada peningkatan.
“Kami memang menargetkan pada pelaksanaan bazar kali ini omzet bisa Rp 5 miliar. Informasinya, pada hari ketiga diprediksi sudah tembus Rp 3 miliar,” katanya, Minggu (22/6/2025).
Dia mengatakan pundi-pundi rupiah itu berasal dari sejumlah tenant dan stan yang ada di kompleks bazar. Mulai stan sebelah barat atau stan para instansi, pelaku usaha kecil, hingga organisasi di lingkup Pemkot Blitar.
Ada pula di stan khusus sajian khas kuliner seperti kopi, aneka jajan di sebelah barat hingga para pelaku UMKM di kompleks sekitar stan. Miliaran rupiah itu memang ditargetkan bisa didapatkan.
Karena sesuai dengan target awal, bazar juga menjadi salah satu pendongkrak ekonomi di Kota Blitar. “Mudah-mudahan para hari terakhir semakin ramai,” harapnya.
Sesuai dengan jadwal bazar berlangsung selama lima hari. Terhitung mulai Rabu (18/6/2025) hingga Minggu (22/6/2025). Selama masa bazar, sejumlah acara disajikan. Mulai musik, seminar hingga hiburan dengan mendatangkan band ternama atau Letto.
Disperindag berharap dengan terselenggaranya bazar, setidaknya menjadi media dan momen untuk mendongkrak kreativitas peserta atau pengelola stan. Sekaligus menjadi cara untuk mendekatkan dengan para konsumen.
Baca Juga :Bupati Jombang Warsubi : Fondasi Indonesia Emas 2045 Dimulai dari Sekolah
“Kami memang berharap peserta atau pemilik stan untuk aktif mengenalkan ke masyarakat. Karena dengan cara ini bisa menjadi ajang pengenalan produk juga,” katanya.
Perempuan berhijab ini menambahkan, karena even besar, tentu ada sejumlah evaluasi. Nantinya, evaluasi itu bakal dilontarkan pada even tahun depan atau 2026.
“Mudah-mudahan tahun depan semakin baik lagi pelaksanaannya. Yang jelas, kami berusaha agar setiap tahun ada peningkatan,” pungkasnya.



















