Hal itulah sempat membuat pikirannya menjadi kacau hingga tumbang. Namun demikian, Fananda berusaha untuk tenang dan yakin agar bisa bertanding kembali. Kedua orang tuanya, pelatih, hingga temannya memberikan doa dan dukungan penuh dan agar bisa lebih tenang menghadapi kondisi yang dirasakannya pada waktu itu.
“Mereka yang protes tega sekali padahal pernah dampingi saya di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Aceh. Satu bulan bersama mereka mulai latihan sampai ngopi bareng, itu sudah saya anggap seperti keluarga sendiri,” ucap anak keempat dari empat bersaudara ini.
Tak berhenti di situ, Fananda merasa ada kejanggalan karena lawan yang dihadapi bukanlah Kota Malang, melainkan Kabupaten Sampang. Walau demikian, ia berusaha untuk fokus bertanding hingga akhirnya berhasil memetik kemenangan dan memastikan diri lolos ke babak final melawan dan menghadapi Kota Malang pada Selasa (24/6/2025).
Kabar tersebut membuat dirinya senang karena lawan yang dihadapinya sempat memberikan protes hingga membuatnya hampir tidak bertanding.
“Saya langsung semangat untuk bertanding dan menghajarnya sampai ronde kedua. Alhamdulillah bisa menang cepat tidak sampai ronde tiga,” kenang atlet 23 tahun itu.
Baca Juga :Konvoi Pesilat di Tulungagung Sebabkan 3 Insiden Kecelakaan, Simak Rinciannya
Kemenangan yang diraih Fananda membuat penonton di GOR Indoor Kanjuruhan Malang itu bersorak senang karena mereka mengetahui langsung jika dirinya sempat dihalangi atau dijegal oleh pihak lawan sebelumnya. Bahkan, prestasi membanggakan sekaligus menyumbang medali emas ini membuat dirinya menjadi bangga karena bisa mengalahkan lawan dengan mudah.
“Saya terharu dan emosional, itu saya tunjukkan pada orang-orang yang tidak senang dan berusaha menggagalkan. Tapi saya bisa membuktikan diri di sini dan terima kasih kepada KONI Kabupaten Kediri yang sudah membantu sidang saya,” ungkapnya.
Dia menambahkan, ajang Porprov ini bukanlah hal pertama kali dirasakan karena sebelumnya pernah meraih medali perunggu di cabor kick boxing pada Porprov Jatim 2023 lalu. Tak hanya itu, ia juga mendapatkan Juara 1 pernah diraih dalam Cabor MMA Eksibisi pertama kali di PON Aceh 2024.
“Saya harap pada teman-teman jangan takut seperti saya sebelum bertanding. Kalau pelatihnya yakin muridnya apa yang diajarkan ilmunya benar, intinya harus yakin 100 persen optimis tampil semaksimal mungkin dan jangan sampai membatasi lawan diri kita,” pesan Fananda kepada semua atlet Cabor Kabupaten Kediri.



















