Penipuan Arisan Online di Malang Rugikan Ratusan Korban hingga Rp 6 Miliar

Penipuan Arisan Online di Malang Rugikan Ratusan Korban hingga Rp 6 Miliar
Penipuan Arisan Online di Malang Rugikan Ratusan Korban hingga Rp 6 Miliar

Malang, SEJAHTERA.CO – Kasus penipuan arisan online kembali mencuat di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kali ini, ratusan ibu-ibu menjadi korban skema arisan bodong yang dijalankan oleh dua orang kakak beradik asal Desa Tawangrejeni, Kecamatan Turen. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp6 miliar.

Dua terduga pelaku, berinisial KS dan EE, masing-masing berusia 26 tahun, disebut-sebut telah menjalankan praktik arisan online ini sejak tahun 2017. Modus yang mereka gunakan adalah skema arisan “Get”, di mana satu slot senilai Rp1,5 juta dijual hanya seharga Rp700 ribu dengan janji pencairan dalam waktu tertentu.

“Misalnya dibeli 27 Juli, cairnya 15 Agustus,” terang Choirun Nisa’ (23), salah satu korban yang telah melaporkan kasus ini ke Mapolres Malang.

Read More

Baca Juga :Razia Miras di Banyakan, Polisi Sita Puluhan Botol dari Kafe dan Karaoke

Menurut Nisa, korban yang terlibat mencapai sekitar 350 orang, tapi baru 24 orang yang membuat laporan resmi. Para korban umumnya berdomisili di wilayah Turen, Gondanglegi, dan Bululawang, dengan rentang usia 23 hingga 30 tahun.

Para pelaku memanfaatkan grup WhatsApp bernama Grup Jual Beli Arisan Amanah sebagai tempat komunikasi. Mereka juga membangun kepercayaan dengan mengandalkan reputasi sebelumnya sebagai pengelola toko online yang dianggap amanah.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *