Usai prosesi mutasi, Priyo Suhartono tidak banyak memberikan pernyataan kepada wartawan. Mantan Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Dinas Pendidikan tersebut lebih memilih menyalami sejumlah pejabat yang hadir dalam acara tersebut.
Sementara itu, Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menyebut mutasi kali ini sebagai hal yang wajar dalam birokrasi. Salah satu tujuannya adalah untuk penyegaran organisasi.
“Penyegaran. Kalau terlalu lama menjabat di satu OPD juga kurang baik,” kata Mas Ibin, sapaan akrabnya.
Ia mengakui, ada sejumlah pejabat yang telah menjabat cukup lama, bahkan hingga lima tahun tanpa mengalami rotasi. Di antaranya Sekda, Kepala BPKAD Widodo Sapto Johannes, serta Sekretaris DPRD Eka Atikah.
Baca juga:Terminal Patria Blitar Catat Kenaikan Penumpang Lebaran 2026, Tembus 93 Ribu
Karena posisi Sekda dinilai strategis, jabatan tersebut dalam waktu dekat akan diisi oleh penjabat (Pj). Selanjutnya, untuk pengisian secara definitif akan dilakukan melalui mekanisme lelang jabatan atau seleksi terbuka.



















